Hal yang terpikirkan saat membaca novel Trash of the Count's Family atau 백작가의 망나니가 되었다 [Part 23]

Minggu, 30/November/2025

Hari ini saya ingin melanjutkan tulisan saya mengenai opini atau hal-hal yang saya pikirkan saat saya membaca novel Trash of the Count's Family. Kali ini saya akan mulai dari chapter 381 sampai chapter 385.

Novel Trash of the Count's Family

#381 Ayo serang bintang putih itu Choi Han, walau tidak bisa mengalahkan dia setidaknya buatlah dia terluka. Karena dia adalah eksistensi yang sangat suka dan senang melihat orang lain menjadi korban. Buatlah dia sadar bahwa dia bisa dikalahkan dan bisa diserang oleh orang lain. Buatlah Dia sangat percaya bahwa kalian benar-benar sangat putus asa saat ini, dengan begitu kamu bisa melihat dia bahwa dia itu adalah makhluk yang tidak terlalu pintar dan bisa ditipu juga. Sepertinya kali ini bintang putih penasaran dengan Choi Han, Tapi tentu saja Choi Han tidak akan memberikan informasi apapun kepada musuhnya. Tidak mungkin kan pihak Cale membiarkan orang yang dalam pihaknya itu tidak membantu sama sekali. Terlebih orang yang dihadapi itu adalah orang yang sama ingin menghancurkan mereka, jangan terlalu memikirkan sikap ksatria karena orang yang dihadapi itu tidak memilikinya sama sekali karena dia sering keroyokan dan menggunakan mana yang mati untuk membuat pihak Cale kesulitan menghadapinya. Dari pihak bintang putih saja mereka tidak akur satu sama lain, mereka hanya egois dan memikirkan diri sendiri. Kasihan Si Penyihir itu, dia sepertinya bingung untuk menghadapi keadaan seperti ini karena yang diserang itu bukan bawahannya tapi langsung atasannya. Bintang putih ini benar-benar enggak sadar diri, dia bilang naga egois sedangkan dirinya sendiri nggak gitu? Dia itu perlu berkaca ke mukanya itu yang lebih dari egois itu. Tapi kalau dipikir-pikir caleg kayaknya nggak nyuruh serang kaki dan tangan bintang putih deh, soalnya dia nggak menyebutkan nama dan siapa yang ditujukan. Apakah tujuan sebenarnya itu dari awal adalah Penyihir itu dan bukan bintang putih? Soalnya agar mereka mendapatkan waktu lebih banyak bintang putih yang kesulitan akan tubuhnya sendiri. Rupanya cara keluarga lain itu berbeda dengan kucing, karena kucing menargetkan orang yang paling lemah sedangkan keluarga molen menargetkan orang yang sepertinya terlihat akan kabur lebih dulu. Tapi masuk akal juga ya Cale perintahnya itu, kaki dan tangan bintang putih tidak serta merta mengenai tangan dan kaki bintang putih yang sebenarnya. Itu bisa merujukkan ke suatu hal seperti bawahan yang sangat diperlukan oleh bintang putih untuk pergi dan melindunginya. Rencana Cale akhirnya berhasil, senang mendengar itu karena pasti pembaca akan sangat senang. 

#382 Ternyata kekuatan angin itu sama bentuknya, kekuatan angin pasti berbentuk angin puyuh yang berputar. Ya ampun, sangking gak pedulinya dengan bawahan sekali dia mencoba membantu membuat orang lain terpukau dan terharu dengan dia. Tidakkah mereka sadar bahwa mereka itu hanya dimanfaatkan, jika manfaatnya sudah tidak ada lagi maka bisa saja dia dibuang. Kenapa sih mereka ini nggak sadar bahwa sedang dimanfaatkan, padahal itu sudah terlihat dari setiap pertarungan mereka akan selalu dibuang saat bintang putih itu ingin kabur atau menginginkan kekuatan. Sebenarnya mereka itu tidak peka atau memang bodoh dan berpura-pura tidak peka, mereka itu nggak takut sakit dan lainnya kah? Keuntungan mengikuti bintang putih itu lebih banyak ruginya daripada keuntungannya. Padahal mereka itu selalu saja digunakan oleh bintang putih sebagai tangga agar dia bisa menaiki tangga yang lebih tinggi. Walaupun tangga yang ia inginkan itu tidak akan pernah sampai kepadanya. Dia benar-benar tertipu, padahal cale tidak berdarah sama sekali dan dia hanya menggunakan sesuatu yang mirip. Dengan begitu menandakan bahwa akting dari Cale itu sangat baik sekali, Dia sangat bisa menipu orang lain yang bahkan musuh terbesarnya kali ini. Tapi untuk sekutunya mungkin saja jika tidak diberitahu mereka akan tertipu juga. Dari pihak Cale, pasti ada yang pengen ketawa dan ada yang takut ketahuan aktingnya. Terlebih setelah melihat bintang putih yang sangat percaya bahwa Cale sedang sekarat saat ini. Ini mereka paniknya beneran atau akting ya? Soalnya mereka melihat Cale benar-benar gemetaran. Itu kekuatan dari siapa kalau Cale aja belum menggunakannya? Itu membuat heran, apa Kekuatan atribut bumi selalu begitu saat dia digunakan untuk perisai dan bisa berubah menjadi untuk menyerang? Tapi kerennya di sini caleg tetap berakting dan itu tidak ketahuan oleh bintang putih walaupun dia tadi curiga. Penasaran kenapa tubuhnya itu tiba-tiba gemetaran, Apa itu karena menahan diri untuk tertawa atau bagaimana? Saya penasaran. Sepertinya benar apa yang saya pikirkan tadi, sesuai dengan tulisan di buku itu yang mengatakan bahwa langit memang berada di atas tapi segala sesuatu makhluk hidup itu selalu saja turun ke bumi. Langit memang selalu berada di atas dan dia akan selalu melihat ke bawah yaitu ke tanah tapi mereka tidak akan bisa menghancurkannya. Tapi kata-kata yang paling saya suka di sini adalah " tanah mungkin memandang ke langit tapi dia tidak akan pernah menekuk keinginannya", dari kata-kata itu terlihat bahwa seseorang yang berprinsip kuat itu tidak akan hancur hanya karena orang lain ingin menjatuhkannya. Itu kayak apa keyakinan yang Teguh di dalam hati yang sulit untuk dipatahkan oleh orang lain hanya karena orang lain itu mendapat masalah dan dia juga mendapat masalah yang sama. Saya nggak tahu ini sesuai apa nggak dengan kata-kata itu tapi saya berpikir begitu sih. Soalnya saat seseorang yang selalu terbiasa merasakan sakit dan tahu bagaimana cara untuk menghadapinya, saat ditimpa masalah Lagi dan lagi dia akan tetap kokoh berdiri untuk mempertahankan apa yang dia yakini.

#383 Kamu berpikir bahwa sikap santai dan malasnya itu sesuai dengan karakternya? Itu nggak cocok dengan bintang putih yang sangat kejam dan jahat. Karakter memiliki sikap santai, tabah dan seperti melakukan apapun dengan malas itu hanya cocok untuk Cale. Soalnya itu adalah cita-cita dari Cale yang ingin menjadi pemalas walaupun tujuannya itu semakin jauh darinya. Tahukah kamu kalau Cale pernah bersikap santai bahkan setelah tahu bahwa hidupnya memiliki batas 3 hari saja, itupun dia harus mencari kekuatan kuno air agar bisa menyeimbangkan kekuatan kuno yang ada pada dirinya. Yang panik bukan dirinya, melainkan orang-orang yang ada di dekatnya. Dia hanya panik saat teman-temannya dalam bahaya atau dia mengetahui suatu informasi yang bisa saja membahayakan orang-orang di pihaknya dan kalian menghancurkan kepercayaannya karena mengira kalian tidak akan mengorbankan orang lain hanya untuk kabur. Bintang putih saya kasih tahu ya, kamu itu bukan main karakter dalam sebuah cerita. Dalam novelnya Choi Han adalah main karakter di sana, dan dalam cerita ini Cale adalah main karakternya. Jadi jangan terlalu berharap kalau kamu akan bisa memenangkan dan mendapatkan tujuan yang kamu inginkan dengan mudah. Itu tidak mungkin dan tidak akan terjadi, tentu saja Cale dan rekan-rekannya akan menghalanginya. Kalau dikejar-kejar begitu memang bikin kita cepat capek, soalnya ada rasa tegang dan takut disusul oleh yang mengejar. Rasa capek dan lelah itu sebenarnya bukan berasal dari tenaga yang kita gunakan untuk lari, semua itu ada Karena rasa lega yang kita ratakan saat terlepas dari sesuatu yang mengejar kita itu. Ada apa dengan marga Choi ini? Semua dari mereka sepertinya berhubungan dengan novel yang berjudul the birth of Hero itu. Tapi Cale, kok kamu baru sadar kalau cita-citamu menjadi pemalas itu makin menjauh? Bahkan bisa saja cita-cita itu akan sangat sulit untuk dicapai.

#384 Kalau Cale menggunakan kekuatan kunonya pasti saja Raon tidak akan pernah lupa untuk memberikan pai apel ke Cale. Dia sudah terbiasa dengan Cale yang menggunakan kekuatan kuno yang akan berakhir kelaparan. Pai apel sangat berguna untuk penganjal perut yang kelaparan, terlebih untuk Cale yang selalu tidak cukup makan pai apel, karna dia ingin makan daging. Mereka khawatir kalau itu bukan hanya darah bohongan, takut itu tercampur dengan darah benaran dari Cale yang batuk tadi. Senyum jahat dikit, Raon selalu saja minta orang itu menunjukkan senyum jahat itu ke bintang putih. Benar Eruhaben-nim, Raon kebanyakan belajar apapun dari Cale. Dia melihat dari dekat bagaimana dan seperti apa yang dilakukan Cale dan respon yang selalu diberikan oleh Cale kepada orang lain. Bukankah anak kecil selalu suka meniru orang dewasa yang dekat dengannya? Terlebih orang dewasa itu juga merupakan walinya sendiri. Jadi apakah memungkinkan Raon bisa memindahkan kastil itu? Soalnya kan membutuhkan mana yang banyak untuk memindahkan kastil beserta isinya yang berasal dari Ibu Raon. Apa nih yang dibutuhkan Eruhaben-nim sehingga dia melihat ke arah Cale? Apalagi yang disebutkan di sini adalah mana, apakah ini merujuk ke batu sihir yang dimiliki Cale? Eruhaben-nim sepertinya sangat tahu berapa banyak yang dimiliki Cale. Raon, On dan Hong, jika kalian memberikan celengan kalian kepada Cale seperti itu akan membuat dia terlihat buruk. Baru kali ini Cale diminta untuk menggunakan uangnya, biasanya kan dia menggunakan uang orang lain. Tapi sepertinya uang yang mereka dapatkan masih tetap ada di rumah itu. Tapi bukannya dia dapat uang lebih banyak ya? Uang segitu sepertinya langsung bisa dikeluarkan. Seandainya raja mercenary melihat bagaimana Cale membuang uang sebesar 10 miliar galon yang berupa emas, tidak jauh dari tempat penginapannya. Dibuang dan dibakar secara cuma-cuma agar bisa menjadi kuat. Kalau orang seperti kita melihatnya pasti merasa sakit, tapi dia malah merasa senang. Lihatlah ini, dia malah nyuruh orang lain tuh membayarnya Walaupun dia sudah punya uang. Dia itu sudah ada uangnya tapi dia lebih suka menggunakan uang orang lain.

#385 Memonopoli atribut bumi kekuatan kuno untuk mengalahkan orang dengan atribut langit itu sama saja menyuruh orang itu mengorbankan dirinya agar bisa menang, Choi Han pasti tidak akan mengizinkan Cale untuk melakukannya. Dia tidak akan ingin melihat Cale yang merupakan keluarga barunya untuk berkorban dan membiarkannya kehilangan keluarga lagi. Dia pasti akan memilih jalan yang lebih sulit agar dia tidak bisa kehilangan keluarga barunya ini. Sama-sama bermarga Choi, saat ditelan sesuatu dan pindah ke dunia lain pindah di tempat yang sama. Ada apa dengan hutan kegelapan itu? Soalnya perpindahannya itu selalu di sana. Ceritanya sangat mengalir sehingga saya bingung untuk menulis opini saya di sini. Untung saja ada cara yang lebih aman untuk tidak mengorbankan orang lain. Lebih baik berusaha bersama dan saling melindungi, daripada hanya mengorbankan orang lain agar kita tetap selamat dari langit. Bener, mereka semua selama ini melakukan dan bekerja keras untuk melawan bintang putih ini bukan untuk bertujuan menjadi pahlawan, itu hanya untuk agar tujuan menjadi pemalas Cale terwujud. Mereka sekarang sedang membuat atau menulis sejarah mereka masing-masing, tapi kebanyakan dari mereka sendiri tidak ingin menjadi pahlawan Padahal mereka sangat cocok dan tepat dijadikan pahlawan itu sendiri. Hanya saja mereka tidak mau disebut menjadi seorang pahlawan. Cocok lah ya, Choi Han jadi pedang dan cale jadi perisainya. Walaupun pada dasarnya selama ini selalu begitu, hanya saja saat berhadapan dengan bintang putih cale selalu menggunakan kekuatannya untuk menyerang. 

~~~

Jangan lupa untuk meninggalkan jejak dengan memberikan komentar mengenai kumpulan kuis ini. Apakah terbantu atau tidak? 
Kalau terbantu, bisa kita juga saling berteman melalui :
Bisa juga nonton video youtube yang baru saya upload? Makasih



Tidak ada komentar:

Postingan Populer

APLIKASI & WEB YANG TERBUKTI MENGHASILKAN UANG

Assalamualaikum, Dalam kesempatan ini, saya akan menginformasikan tentang aplikasi dan web yang terbukti menghasilkan uang. Banyak aplikasi ...